Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Bandar Lampung - Seorang perawat Puskesmas Kedaton Bandar Lampung, Rendi Kurniawan menjadi korban pengeroyokan tiga orang tak dikenal. Video dari peristiwa itu sempat viral dijagat maya.

Dilansir, kompas.tv, peristiwa itu terjadi pada Minggu (4/7/2021) dinihari. Saat itu, korban sedang berjaga di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung. Dia didatangi tiga orang dan meminta paksa tabung oksigen untuk dibawa pulang.

Korban mencoba melarang upaya ketiga orang itu dengan mempertahankan tabung oksigen agar tidak dibawa. Sebab, tindakan itu menyalahi aturan yang ada.

Diduga kesal, tiga pria tak dikenal itu mengeluarkan arogansinya dengan mengeroyok Rendi Kurniawan. Bahkan, salah satu dari tiga orang tadi mengaku sebagai keluarga pejabat setempat. Akibat kejadian itu, korban harus dirawat di Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung dengan luka memar di wajahnya.

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana menyayangkan aksi yang dilakukan tiga orang tak dikenal itu. Dia mengatakan seluruh biaya perawatan korban ditanggung Pemerintah Kota Bandar Lampung.
“Kami mengimbau warga untuk meminta pelayanan kesehatan secara baik dan pastinya akan dilayani dengan baik pula. Dia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi,” ujar Eva.Kasus pengeroyokan ini sudah dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung. Kini, kasus itu, masih dalam proses penyelidikan kepolisian. Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli FahmiSumber: Kompas.tv

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler