Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Tangerang – Dua anak baru gede (ABG) yang baru lulus SMA diamankan Satpol PP karena kedapatan Open BO di sebuah hotel di Tangerang. Kedua ABG pun lantas bercerita keduanya menjajahkan diri melalui aplikasi MiChat.

Kasatpol PP Kota Tangerang Agus Henra mengatakan, sebelum melakukan penggerebekan, pihaknya menerima aduan dari masyarakat.

Setelah mendapatkan bukti yang kuat, Satpol PP Kota Tangerang kemudian melakukan penggerebekan pada Kamis (10/6/2021) malam.

"Oh iya, sudah dua hari yang lalu. Kejadiannya malam, hari Kamis di salah satu hotel di Tangerang. Jadi kita dapat laporan. Udah gitu, kita lakukan pendalaman dirasa sudah cukup yakin, kita lakukan penggerebekan," kata Agus seperti dikutip Detik.com, Sabtu (12/6/2021).

Laporan masyarakat kemudian ditindaklanjuti dan, benar saja, di dalam kamar hotel ditemukan dua ABG perempuan yang diduga melakukan prostitusi. Agus mengatakan, kedua ABG itu baru lulus SMA.

"Di hotel itu, itu didapati dua orang perempuan yang diduga melakukan praktik prostitusi secara online. (Dua ABG) udah nggak pelajar, kan baru lulus," sambungnya.

Agus menuturkan kedua ABG itu menjajakan diri melalui aplikasi chat online. Keduanya, kata Agus, mengaku baru pertama kali melakukan prostitusi."Lewat aplikasi MiChat, yang bersangkutan baru ketangkep satu kali sama kita," tuturnya.Lebih lanjut Agus mengatakan kedua ABG itu langsung dibawa untuk diperiksa. Setelah diperiksa, keduanya dibawa ke Dinas Sosial untuk pembinaan."Dilakukan pembinaan di Dinas Sosial. Kita kirim ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan. Nanti temen Dinas Sosial yang kabari (orang tua mereka). Kita melakukan operasi, kemudian didapati, kita periksa ada pengakuan, kita bikin berita acara. Hasilnya kita kirim ke Dinas Sosial lebih lanjut," imbuhnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler