Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Bantul – Kabar duka datang dari jemaah Maiyah berduka. KH Ahmad Muzzamil, pengasuh Pondok Rohmatul Umam Kretek, Bantul, Yogyakarta, meninggal dunia, Kamis (27/5/2021)
Raihan, salah satu santri Kiai Muzammil mengatakan kepergian gurunya mengagetkan banyak orang. Baginya, sosok sang guru adalah orang yang cerdas.
Kiai Muzammil berasal dari pulau Madura dan merupakan alumni Ma'had Aly Situbondo angkatan pertama.
"Beliau wafat dini hari. Beliau sosok yang baik dan cerdas," katanya, Kamis (27/5/2021) pagi seperti dikutip NU Online.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




KH Ahmad Muzzamil, pengasuh Pondok Rohmatul Umam Kretek, Bantul, Yogyakarta. (Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Bantul – Kabar duka datang dari jemaah Maiyah berduka. KH Ahmad Muzzamil, pengasuh Pondok Rohmatul Umam Kretek, Bantul, Yogyakarta, meninggal dunia, Kamis (27/5/2021)
Raihan, salah satu santri Kiai Muzammil mengatakan kepergian gurunya mengagetkan banyak orang. Baginya, sosok sang guru adalah orang yang cerdas.
Kiai Muzammil berasal dari pulau Madura dan merupakan alumni Ma'had Aly Situbondo angkatan pertama.
"Beliau wafat dini hari. Beliau sosok yang baik dan cerdas," katanya, Kamis (27/5/2021) pagi seperti dikutip