Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Bantul – Fakta mengejutkan datang dari kasus takjil beracun yang menewaskan putra driver ojek online di Bantul. Di luar dugaan, antara pengirim sate beracun sianida dengan target sebenarnya Tomy ternyata sudah nikah siri.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua RT tempat tinggal pelaku kasus takjil sianida Nani Aprilliani Nurjaman (25) di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Baca: Perempuan Pemberi Takjil Beracun di Bantul Masih 25 Tahun, Motifnya Sakit Hati

Ketua RT 3 Pedukuhan Cepokojajar, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan Agus Riyanto (40) menjelaskan, baik target Tomy dengan pelaku sudah tinggal di daerahnya selama satu tahun. Selama itu hubungan keduanya adalah suami istri siri.

"Kalau tinggal di sini sudah setahun sama istri siri. Karena dulu itu waktu silaturahim ke tempat saya awalnya itu ngebel (menelepon) Pak Tomy sama Mbak Nani ke sini buat laporan," kata Agus Riyanto seperti dikutip Detik.com, Selasa (4/5/2021).

Agus mengatakan mereka datang untuk melapor sebagai warga baru. Dari laporan itu, Tomy dan Nani mengaku telah menikah siri. Bahkan saat itu Nani menelepon orang tuanya untuk meyakinkan Agus.

Baca: Target Takjil Beracun di Bantul Ternyata Anggota Polisi, Sudah Direncanakan Tiga Bulan

"Terus Mbak Nani telepon orang tuanya, ortunya bilang sama saya, 'Anu Pak, titip anak saya mau tinggal di situ'. Saya jawab, 'Insyaallah siap, Buk'. Terus ibunya bilang itu, sudah menikah secara agama," ujarnya.

Terkait foto menikah siri antara Nani dan Tomy, Agus mengaku keduanya tidak memperlihatkan saat laporan. Namun keduanya menunjukkan bukti foto copy KTP.

"Tidak menunjukkan (foto nikah siri), hanya bukti hanya fotokopi KTP," ucapnya.Menyoal rumah yang ditempati Nani dan Tomy, Agus menyebut rumah itu berstatus milik pribadi. Menurutnya saat ini status kepemilikan rumah sedang dalam proses balik nama."Rumahnya beli itu, saat ini proses balik nama," katanya.Baca: Perempuan Pengirim Takjil Beracun Tewaskan Anak Driver Online di Bantul Ditangkap PolisiDiberitakan sebelumnya, Nani akhirnya ditangkap polisi gegara meracik dan mengirim takjil sianida yang menewaskan seorang bocah anak driver ojek online (ojol) di Bantul. Paket sate beracun itu sebenarnya dikirim Nani untuk Tomy yang ternyata suami sirinya. Nani menitipkan takjil sianida itu lewat driver ojol, Bandiman (47), tanpa melalui aplikasi.Namun, orang yang berada di rumah Tomy saat itu menolak menerima paket makanan tersebut, karena merasa tak mengenali pengirimnya. Makanan itu kemudian diberikan ke Bandiman.Bandiman yang tak curiga membawa pulang sate beracun itu dan disantap bersama keluarganya di rumah. Namun tak berapa lama, istri dan anak keduanya mengalami gejala keracunan. Setelah dilarikan ke rumah sakit, nyawa anak Bandiman yang bernama Naba Faiz Prasetya (10) tak tertolong. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler