Serpihan Komponen Kapal Ditemukan, KRI Nanggala-402 Dinyatakan Tenggelam
Murianews
Sabtu, 24 April 2021 16:28:21
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Sampai tadi ditemukan beberapa kepingan dan barang di lokasi terakhir kapal selam tersebut terlihat saat menyelam yang diyakini bagian atau komponen yang melekat di dalam kapal selam dan ini tidak akan terangkat keluar kapal apabila tidak ada tekanan dari luar atau terjadi keretakan di peluncur torpedo," kata Yudo dalam konferensi pers di Bali seperti dikutip Detik.com, Sabtu (24/4/2021).
Dia mengatakan, temuan serpihan tersebut berasal dari beberapa kepingan komponen yang diduga dari kapal selam KRI Nanggala-402. Dia pun menegaskan, komponen itu tak mungkin ditemukan jika tak ada keretakan.
Selain itu, tim juga menemukan tumpahan minyak, oli, serta beberapa barang lain yang hanya dimiliki KRI Nanggala-402. Apalagi tak ada kapal lain dalam radius 10 mil.
"Barang-barang ini tidak dimiliki umum. Di sekitar 10 mil tidak ada kapal lain yang melintas sehingga kemudian dari para ahli, dalam hal ini adalah mantan-mantan ABK KRI Nanggala dan komunitas kapal selam, diyakini ini adalah barang-barang milik KRI Nanggala," ucapnya.
Dia mengatakan barang-barang itu antara lain pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, pelumas periskop, hingga alas yang biasa dipakai oleh ABK untuk salat.
Pencarian KRI Nanggala-402 masih terus dilakukan. Pencarian tetap dilakukan setelah batas waktu 72 jam ketersediaan oksigen terlewati. Pencarian juga dilakukan dengan bantuan dari berbagai negara.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Kapal selam KRI Nanggala-402 saat latihan Pratugas Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Maphilindo 2017 di Laut Jawa, Jumat (20/1/2017). [Antara/Syaiful Arif][/caption]MURIANEWS, Denpasar – TNI Angkatan Laut (AL) menemukan serpihan milik kapal selam KRI Nanggala-402. Hal tersebut diungkap Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yugo Margono dalam jumpa pers, Sabtu (24/4/2021).
"Sampai tadi ditemukan beberapa kepingan dan barang di lokasi terakhir kapal selam tersebut terlihat saat menyelam yang diyakini bagian atau komponen yang melekat di dalam kapal selam dan ini tidak akan terangkat keluar kapal apabila tidak ada tekanan dari luar atau terjadi keretakan di peluncur torpedo," kata Yudo dalam konferensi pers di Bali seperti dikutip