Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Indramayu - Remaja berusia 17 tahun berinisial IA, korban kebakaran kilang Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat meninggal dunia. Warga Desa Junti, Kabupaten Indramayu itu meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama 12 hari.

General Manager Kilang Balongan Hendri Agustian mengatakan, korban meninggal Jumat (9/4/2021) sekitar pukul 22.49 WIB di Rumah Sakit Pertamina Pusat RSPP Jakarta.

Baca: Korban Kebakaran Kilang Pertamina Indramayu Bertambah, Ratusan Warga Mengungsi

"Korban berinisial IA (17) meninggal dunia pada Jumat (9/4) pukul 22.49 WIB," katanya seperti dilansir Antara Jateng, Sabtu (10/4/2021).

Menurut Hendri, IA merupakan korban luka bakar yang langsung mendapatkan perawatan setelah kejadian kebakaran empat tangki di Kilang Pertamina Balongan.

Korban juga sempat dirawat di rumah sakit di Indramayu, namun karena kondisi yang cukup parah kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Pertamina Pusat RSPP Jakarta untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif dari dokter spesialis dan perawat yang pengalaman dalam penanganan luka bakar.

Baca: Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Indramayu Diduga Akibat Kebocoran Tangki
"Korban menjalani perawatan maksimal di Burn Unit RSPP Jakarta selama 12 hari," tuturnya.Hendri mengatakan IA merupakan warga Desa Junti, Kabupaten Indramayu, yang pada saat terjadi insiden kebakaran empat tangki Kilang Pertamina Balongan tengah melintasi lokasi.Pertamina kata Hendri, menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya dan akan bertanggungjawab untuk memberikan penanganan terbaik selanjutnya bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan. Pertamina juga telah berkomunikasi dengan keluarga korban atas kehilangan yang sangat berat ini."Mewakili Pertamina, saya menyampaikan rasa duka terdalam atas kepergian almarhum. Kami memohon maaf, karena ikhtiar yang dilakukan tidak dapat menyelamatkan almarhum," ujarnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Antara Jateng

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler