Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta - Kebakaran terjadi pada Kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Akibatnya, empat warga mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya menjelaskan, empat orang yeng mengalami luka bakar tersebut merupakan warga sipil.

"Saat insiden terjadi, ada empat warga yang tengah melintas sehingga mengalami luka bakar. Saat ini keempatnya langsung dirujuk untuk perawatan intensive di RSUD Indramayu," kata Ifki seperti dikutip detik.com, Senin (29/3/2021).

Ia pun meminta warga sekitar untuk tetap tenang, dan menjauh dari lokasi kebakaran. Hal ini dilakukan untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan selama pemadaman dilakukan.

Ifki juga menerangkan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 00.45 WIB. Penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan.

"Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, namun pada saat kejadian sedang turun hujan deras disertai petir," ucapnya.

Menurutnya, saat ini akses jalan di sekitar kilang minyak ditutup untuk menghindari adanya korban. "Saat ini dilakukan juga pemblokiran jalan menuju sekitar lokasi kejadian, dibantu oleh TNI," katanya.

Sementara itu, Kabid Damkar Indramayu, Joni Takarasel mengatakan kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. "(Kebakaran) jam 12 lebih, setengah 1 lah," ujar Joni.

Joni mengatakan pihaknya saat ini baru mengirimkan lima unit mobil damkar. Hal itu dilakukan karena pihak Pertamina sudah memiliki unit damkar sendiri."Jadi begini, kalau Pertamina atau perusahaan besar itu udah punya banyak (unit damkar). Sehingga kami hanya bantuan, ring dua, begitu. Kami menyiapkan lima mobil," katanya.Meski demikian, pihaknya saat ini belum banyak melakukan tindakan. Tim damkar masih menunggu bahan bakar yang terbakar itu habis."Nanti pemadamannya setelah BBMnya berkurang, kalau berkurang kita tembak (air), karena kondisi BBM lagi penuh api lagi membesar ditembak itu tidak akan efektif," ucapnya.Menurutnya, api saat ini masih menyala. Namun, kondisinya sudah mulai dapat dikendalikan."Masih menyala, memang sepertinya BBM yang di sana sudah berkurang," katanya.Lebih lanjut, Joni mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah kilang minyak yang terbakar. Sebab, dirinya saat ini masih berada di luar area Pertamina Balongan yang terbakar. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler