Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta – Kebakaran hebat melanda rumah kontrakan di Jalan Pisangan Baru III, RT 06, RW 10, Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (25/3/2021). Akibatnya, lima rumah kontrakan ludes dan sepuluh orang meninggal dunia dalam peristiwa nahas tersebut.

Kasi PB Damkar Jakarta Timur, Gatot Sulaeman menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.50 WIB. Hal itu berdasarkan laporan yang masuk ke PB Damkar.

"Objek yang terbakar rumah tinggal padat hunian, milik H. Mubin. Yang terbakar rumah kontrakan lima pintu, yang terdiri dari lima KK, dan dihuni 15 jiwa," katanya seperti dikutip Merdeka.com, Kamis (25/3/2021).

Dia menyebut, penyabab terjadinya kebakaran tersebut diduga karena korsleting listrik. Korban jiwa dalam insiden ini sebanyak 10 orang.

"Dugaannya korsleting listrik," sebutnya.

Dia menjelaskan, kebakaran ini awalnya diketahui oleh salah seorang saksi bernama Nanang (37) yang melihat adanya kobaran api yang sudah membesar.

"Saksi dari saudara Nanang bahwa dia melihat api sudah besar dan ada motor sudah menyala dan sempat mengamankan istrinya, karena api sudah menyala dengan besar. Kemudian dia keluar menyelamatkan diri serta anak, istri dan enggak bisa masuk kembali karena api sudah membesar," jelasnya.

Api tersebut baru bisa dipadamkan selama kurang lebih satu jam, setelah mengerahkan 14 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi terjadinya kebakaran.

"Selesai (pemadaman) pukul 05.50 Wib," ujarnya.

Kerugian material yang ditaksir atas kebakaran tersebut kurang lebih mencapai ratusan juta rupiah.

"Luas tanah kurang lebih 100 m2, kerugian kurang lebih Rp 800 juta," pungkasnya.Berikut 10 orang nama korban kebakaran :1. Srimulyani (50)2. Deby (28)3. Ria (17)4. Dani (30)5. Nizan (1,5)6. Beni (42)7. Nova (40)8. Baeva (15)9. Fani (20)10. Ni Imam Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Merdeka.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler