Viral Aliran Hakekok, Yakini Ritual Bugil Sebagai Ajang Penghapusan Dosa
Murianews
Sabtu, 13 Maret 2021 16:40:30
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pandeglang – Jagat maya kembali digegerkan dengan adanya aksi aliran Hakekok yang diduga sesat di Pandeglang, Banten. Tudingan sesat ini muncul karena para pengikutnya baik perempuan dan laki-laki bugil dan mandi bersama di rawa.
Aksi tersebut bahkan diyakini sebagai ajang penghapusan dosa. Hal ini membuat resah netizen dan masyarakat Desa Karang Bolong, Cigeulis, Pandeglang.
Viralnya aliran Hakekok yang diduga sesat ini membuat MUI Pandeglang angkat bicara. Sekretaris MUI Pandeglang, Ghaffar Al Hatiri menegaskan bahwa aliran tersebut jelas-jelas menyimpang.
"Jelas itu menyimpang, sudah terlalu jauh itu. Ritual telanjang seperti itu oleh agama-agama lain pun pasti tidak dibenarkan," ungkap dia kepada Detik.com, Kamis (11/3/2021).
Sebetulnya MUI Pandeglang sudah mengetahui adanya aliran Hakekok yang diduga sesat ini sejak lama. Bahkan, MUI sudah pernah melakukan pembinaan terhadap para pengikutnya. Namun, aliran ini muncul kembali dan membuat resah masyarakat.
"Memang sebenarnya sudah dibina oleh tokoh masyarakat, oleh MUI dan sudah kondusif. Namun kemarin muncul kembali di luar sepengetahuan kami," beber Ketua MUI Pandeglang, Hamdi Ma'ani.
Aliran Hekekok ini dipimpin oleh Arya, 52, warga Kampung Polos, Desa Waringin Kurung, Cimanggung, Pandeglang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pengikut aliran Hakekok di Pandeglang diamankan pihak berwajib (Detik.com).[/caption]
MURIANEWS, Pandeglang – Jagat maya kembali digegerkan dengan adanya aksi aliran Hakekok yang diduga sesat di Pandeglang, Banten. Tudingan sesat ini muncul karena para pengikutnya baik perempuan dan laki-laki bugil dan mandi bersama di rawa.
Aksi tersebut bahkan diyakini sebagai ajang penghapusan dosa. Hal ini membuat resah netizen dan masyarakat Desa Karang Bolong, Cigeulis, Pandeglang.
Viralnya aliran Hakekok yang diduga sesat ini membuat MUI Pandeglang angkat bicara. Sekretaris MUI Pandeglang, Ghaffar Al Hatiri menegaskan bahwa aliran tersebut jelas-jelas menyimpang.
"Jelas itu menyimpang, sudah terlalu jauh itu. Ritual telanjang seperti itu oleh agama-agama lain pun pasti tidak dibenarkan," ungkap dia kepada