Dosen UNJ Akui Olahraga Jadi Benteng Kedua Lawan Corona Setelah Protokol Kesehatan
Murianews
Sabtu, 3 Oktober 2020 17:59:53
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
”Aktivitas olahraga menjadi benteng kedua yang melawan serangan virus corona ke dalam tubuh,” katanya dalam talkshow bertema beraktivitas dan berkreasi selama pandemi yang digelar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19), Sabtu (3/10/2020) pagi.
Anggota Tim Pengarah dan Pengawas PB PON ke-XX Papua itu menjelaskan olahraga yang dimaksud adalah olahraga teratur, minimal tiga puluh menit sehari. Dengan pola tersebut daya tahan tubuh akan terbangun.
”Namun, benteng pertamanya tetap protokol kesehatan. Di antaranya memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir,” tegasnya.
Ia menjelaskan olahraga memang memiliki intensitas, durasi, dan frekuensi. Intensitas bisa dilakukan secara sedang atau ringan untuk meningkatkan imunitas dengan durasi minimal tiga puluh menit per hari. Aktivitas ini dilakukan setiap hari.
https://www.instagram.com/p/CF87yh9pSuG/
”Tiga hal ini, yang membedakan olahraga dengan bergerak. Jadi, aktivitas di rumah seperti membersihkan kamar dan mencuci pakaian itu tidak termasuk olahraga melainkan bergerak,” ungkapnya.
Arie menyebut bergerak itu hanya berpengaruh terhadap otot dan sendi saja. Tidak berpengaruh pada imunitas tubuh.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



