Tak Terima Kunci Kotak Amal Diminta, Imam Masjid Tewas Dibacok
Murianews
Selasa, 15 September 2020 14:31:52
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dilansir detikcom, peristiwa imam masjid dibacok itu terjadi di Masjid Nurul Iman, Tanjung Rauncing, Kayu Agung, OKI, Jumat (11/9/2020). Peristiwa itu dipicu masalah kunci kotak amal yang dipegang pelaku, Meyudin, 58.
"Pelaku adalah bendahara yang juga ketua perlengkapan Masjid Nurul Iman. Jadi dia merasa tak senang kunci kotak amal yang dipegangnya diminta korban selaku ketua masjid," kata Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi, Selasa (15/9/2020).
Kemudian timbul niat pelaku menganiaya korban dengan senjata tajam. Pelaku mendatangi korban saat Salat Magrib dan membacoknya dengan parang sehingga sang imam jatuh terkapar.
Korban mengalami luka bacok di bagian leher atas kiri akibat kejadian itu. Muhamad Arif lalu dibawa ke RS Kayu Agung dan dirujuk kembali ke RSUP Mohammad Husein, Palembang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



