Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sedangkan jumlah korban meninggal dunia dan sembuh juga bertambah. Korban meninggal bertambah sepuluh orang dan total mencapai 48 orang.

"Ada penambahan kasus kematian sebanyak sepuluh orang sehingga totalnya adalah 48 orang," kata Juru Bicara Pemerintah dalam Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto di kantor BNPB, Jakarta, Minggu (22/3/2020) seperti dikutip Tirto.id.

Selain itu, jumlah pasien yang sembuh bertambah. Yuri mengatakan, sembilan orang pasien Covid-19 dinyatakan negatif sehingga total pasien sembuh mencapai 29 orang, yakni lima kasus di DKI Jakarta dan empat  kasus di Jawa Barat.

Berdasarkan data yang disampaikan pemerintah, penambahan kasus terdapat di tujuh provinsi. DKI Jakarta 40 kasus baru, Jawa Barat 4 kasus baru, Jawa Tengah penambahan satu kasus, Jawa Timur 15 kasus baru.

Selain itu, ada tiga provinsi baru yakni Kalimantan Selatan satu kasus baru, Maluku satu kasus baru dan Papua dua kasus baru. Sementara untuk penambahan kasus meninggal terdapat di empat provinsi yakni Bali satu kasus, Banten satu kasus, DKI Jakarta enam kasus dan Jawa Barat 2 kasus.

“Sehingga ada penambahan 10 kasus meninggal dengan jumlah kumulatif 48 orang,” tegasnya.
Dalam telekonferensi itu, Yuri juga mengatakan pemerintah sudah mendatangkan 150 ribu kit untuk melakukan rapid test terhadap kelompok yang berisiko yang akan disebar ke seluruh daerah."Posisinya saat ini sudah di Natuna dari Cina dan akan segera diterbangkan ke Jakarta," ujar Yuri.Pemerintah menargetkan akan mendatangkan hingga satu juta kit untuk melakukan screening terhadap kelompok masyarakat yang berisiko. Namun ia juga mengingatkan jika ada yang hasil tes negatifnya tidak ada jaminan tidak terinfeksi. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Tirto.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler