Senin, 4 Maret 2024

Jokowi: Impor 2 Juta Ton Beras untuk Hadapi El Nino

Cholis Anwar
Kamis, 6 April 2023 14:22:16
Jokowi saat meninjau panen raya padi di Maros (tangkapan Layar)
Murianews, Tuban – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepada Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk mengimpor beras sebanyak 2 juta ton tahun ini. Menurutnya, impor beras itu dilakukan untuk memenuhi cadangan beras nasional. Selain itu juga untuk cadangan apabila terjadi el nino. Jokowi mengatakan, stok cadangan beras harus dijaga karena Indonesia akan menghadapi el nino atau musim kering panjang yang berdampak pada produksi beras dalam negeri. ”(Impor) itu untuk cadangan Bulog, karena kemungkinan akan ada yang namanya el nino, kering panjang, sehingga Bulog dan Badan Pangan mempersiapkan diri dengan memperkuat cadangan berasnya,” kata Jokowi seusai menanam padi di Tuban, Kamis (6/4/2023) mengutip dari YouTube Sekretariat Presiden. Baca: Ini Alasan Bapanas Kekeh Impor Beras 2 Juta Ton Tahun Ini Ia mengingatkan, impor ini dilakukan supaya Indonesia tidak perlu kebingungan untuk mengimpor beras dari luar negeri ketika sudah memasuki musim kering panjang kelak. ”Ini yang kita hindari karena el nino tidak hanya di indonesia saja, di negara-negara (lain) itu juga terjadi,” kata Jokowi. Sebelumnya, dalam surat yang ditulis oleh Bapanas menyatakan penugasan impor beras kepada Bulog merupakan hasil rapat Bapanas dengan Presiden Joko Widodo pada 24 Maret 2023 dengan topik Ketersediaan Bahan Pokok dan Persiapan Arus Mudik Idul Fitri 1444 H. ”Kami menugaskan Perum Bulog untuk melaksanakan pengadaan cadangan beras pemerintah (CBP) dari luar negeri sebesar 2 juta ton sampai dengan akhir Desember 2023. Pengadaan 500.000 ton oertama dilaksanakan secepatnya,” tulis Arief dalam suratnya. Baca: Panen Raya, Pemerintah Malah Berencana Impor Beras Lagi Arief juga meminta Bulog untuk tetap mengoptimalkan penyerapan hasil produksi dalam negeri terutama selama masa Panen Raya Maret-Mei 2023.

Baca Juga

Komentar