Senin, 4 Maret 2024

Tahun 2024 Masih Dibayangi Ketidakpastian Ekonomi

Cholis Anwar
Kamis, 6 April 2023 13:27:10
Sri Mulyani (Instagram)
Murianews, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan jika tahun 2024 masih dibayang-bayangi dengan ketidakpastian ekonomi. Menurutnya, hal ini berkaca pada ledakan harga komoditas pada tahun lalu yang dinilainya mempunyai dua sisi. Sisi pertama, ledakan komoditas harga itu menguntungkan karena Indonesia adalah produsen komoditas dan ekonomi juga pulih lebih cepat. APBN Indonesia juga menjadi lebih cepat kembali sehat. ”Namun, lihat saja kurva dari seluruh komoditas itu, harga gas dan batu bara misalnya naik tinggi dan kemudian dropped. ini dua-duanya pada saat naik dan turun memberikan implikasi juga kepada kita, termasuk tekanan terhadap harga,” ujar Sri Mulyani mengutip Okezone.com, Kamis (6/4/2023). Baca: Sri Mulyani Minta PPATK Beberkan Data Transaksi Tak Wajar Rp 300 T Tidak hanya itu, harga crude palm oil (CPO) Indonesia sempat melonjak karena minyak goreng yang berasal dari bunga matahari yang diproduksi di Ukraina hilang atau tidak ada. Karena hal itu kemudian permintaan terhadap minyak goreng dari CPO Indonesia melonjak tinggi. ”Jadi, kita bisa melihat bagaimana perang atau tensi geopolitik mempengaruhi immediately atau secara langsung, dan kadang-kadang dampaknya sangat terasa oleh masyarakat,” terangnya. Demikian juga dengan komoditas pangan yang lain, seperti kacang kedelai, gandum, dan jagung. Gandum, karena baik Rusia maupun Ukraina adalah produsen gandum yang sangat signifikan. Sri Mulyani menjelaskan, ini situasi yang dihadapi bersama Bappenas dalam merencanakan tahun 2024. Jika berbicara hanya murni dari sisi keuangan dan ekonomi, barangkali kalibrasi modelnya relatif lebih sederhana. ”Saya meyakini pak Bahlil (Kepala BKPM), sekretaris badan, bahkan semua teman-teman yang duduk di sini adalah orang yang sangat pintar. Kalau hanya faktor ekonomi dan finansial, saya yakin teman-teman akan membuat sebuah modelling yang sangat relatively sederhana dan predictable. Mungkin yang disebut margin of error-nya kita bisa,” ucap Sri Mulyani. Baca: Soal Insentif Kendaraan Listrik, Sri Mulyani akan Lapor DPR Dulu Ketidakpastian inilah yang harus kita perhitungkan di dalam merencanakan apa yang harus kita lakukan. ”Jadi kalau tahun ini saja kita harus memperhatikan ketidakpastian tadi, pada saat yang sama, kita harus merencanakan tahun 2024,” pungkas Sri Mulyani.

Baca Juga

Komentar