Senin, 4 Maret 2024

20 Provinsi di Indonesia Ini Berpenghasilan Menengah ke Bawah

Cholis Anwar
Kamis, 6 April 2023 12:02:15
Suharso Monoarfa saat rapat panja bersama DPR RI (Tangkapan layar)
Murianews, Jakarta – Sebanyak 20 provinsi di Indonesia tercatat mempunyai penghasilan menengah ke bawah. Sementara 13 provinsi lainnya berpenghasilan menengah ke atas dan 2 provinsi masuk berpenghasilan tinggi. Hal ini diungkap oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa. Ia mengatakan, ketimpangan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita antarprovinsi masih terjadi di Indonesia. Suharso mengatakan, per 2022 provinsi yang sudah masuk kategori high income atau penghasilan tinggi hanya dua, yakni DKI Jakarta dan Kalimantan Timur, dengan masing-masing PDRB US$20.103 dan US$16.083. Baca: Ganjar Prioritaskan Penangulangan Kemiskinan Ekstrem di 17 Kabupaten ”Masih banyak daerah-daerah yang bahkan masih di lower middle income (penghasilan menengah bawah), termasuk di Jawa sendiri,” kata Suharso mengutip CNNIndonesia.com, Kamis (6/4/2023). Pihaknya mengatakan, ada 13 provinsi yang masuk kategori upper middle income atau berpenghasilan menengah ke atas. Provinsi ini antara lain Jawa Timur dengan jumlah PDRB US$4.472, Kalimantan Utara US$32.843, Riau US$10.101, Kepulauan Riau US$9.546, Sulawesi Tengah US$7.112, Papua Barat US$5.198, dan Jambi US$5.127. Kemudian Kalimantan Tengah US$4.915, Sumatra Selatan US$4.605, Sulawesi Selatan US$4.420, Bangka Belitung US$4.296, dan Sumatra Utara US$4.258. Sementara 20 provinsi yang masuk kategori penghasilan menengah bawah adalah Jawa Barat US$3.304, Jawa Tengah US$2.840, Banten dengan PDRB US$4.109, Kalimantan Selatan US$4.048, Papua US$4.003, dan Sulawesi Selatan US$3.978. Baca: Apel Tiga Pilar, Pj Bupati Jepara Bahas Isu Pemilu dan Kemiskinan Lalu, Sulawesi Tenggara dengan PDRB US$3.959, Bali US$3.743, Maluku Utara US$3.621, Sumatra Barat US$3.409, Kalimantan Barat US$3.110, dan Lampung US$3.041. Kemudian, DI Yogyakarta dengan PDRB sebesar US$2.968, Bengkulu US$2.947, Gorontalo US$2.688, Aceh US$2.638, Sulawesi Barat US$2.498, Maluku US$1.923, NTB US$1.9232, dan NTT US$1.463.

Baca Juga

Komentar