Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Memarutnya, anggaran tersebut justru lebih banyak digunakan untuk kegiatan-kegiatan penunjang. Bahkan saat ini sub kegiatan untuk penanganan stunting saja ada 283.

”Untuk koordinasi anggarannya Rp 240 miliar, item yang betul untuk bayi hanya Rp 34 triliun yang sampai ke mulut bayi dan ibu hamil Rp 34 triliun,” kata Sri Mulyani mengutip Kompas.com, Selasa (14/3/2023).

BacaBoyong Grobog, Bupati Grobogan: Kemiskinan dan Stunting Masih Jadi PR

Dia juga mengatakan ada juga anggaran stunting yang digunakan untuk penggantian pagar Puskesmas. Sekadar informasi, tahun lalu pemerintah menganggarkan percepatan pencegahan stunting Rp 44,8 triliun.
”Termasuk yang disampaikan tadi, ganti pagar Puskesmas masuk kategori stunting. Kita mungkin ketawa, tapi betapa PR kita banyak sekali,” ujarnya.Dalam kesempatan yang sama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyebutkan banyak anggaran pemerintah yang disusun secara historis, bukan karena prioritas.BacaTekan Stunting, Jateng Bagikan 1.000 Paket Beras Fortifikasi untuk BumilKondisi ini mempengaruhi efektivitas pembangunan dan sumber daya yang tak efisien, seperti program stunting yang ditemukan anggarannya dipakai untuk memperbaiki pagar Puskesmas.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler