Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jakarta- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta seluruh warga Nahdliyin untuk tetap bersama-sama ikut menjaga diri terjadap kemungkinan penyebaran virus covid 19. Para warga Nahdiyin diminta untuk tidak memaksakan diri menggelar sholat idul fitri di luar ruangan.

Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj mengimbau agar warga Nahdliyin menggelar shalat Idul Fitri 1442 Hijriah di rumah masing-masing. Hal ini dilatar belakangi masih tingginya angka kasus penularan Covid-19 di Indonesia.

Namun demikian, Sholat Idul Fitri tetap bisa dilaksanakan di masjid dengan tetap menerapkan protocol Kesehatan secara tegas. Ketentuan ini hanya berlaku di wilayah yang sudah dinyatakan sebagai zona hijau oleh Satgas Covid-19 di wilayah masing-masing.

“Kami mengimbau kepada semua warga Nahdliyin agar melaksanakan shalat Idul Fitri tahun 1442 Hijriah ini nanti hari Kamis di rumah masing-masing, kecuali kalau di daerah itu hijau. Kalau pendekatan Satgas daerah itu hijau, boleh melaksanakan di masjid itu pun dengan tetap menjaga protokol kesehatan , "kata Said Agil Siradj, melalui kanal Youtube NU.

Sebelumnya, Said juga menyampaikan tanggal 1 Syawal 1442 Hijriah jatuh pada Kamis (13/5/2021). Ketetapan ini didasarkan hasil rukyatul hilal yang dilakukan oleh Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama di sejumlah titik di Indonesia pada, Selasa (11/5/2021). Dari hasil tersebut, kata Said, tidak ada satu pun tim yang berhasil melihat hilal.

“Dengan demikian, umur bulan Ramadhan 1442 Hijriah adalah 30 hari istiqmal. Atas dasar Istiqmal tersebut dan sesuai dengan pendapat Al Mazahibul Arba'ah dengan PBNU ini mengabarkan bahwa awal bulan Syawal 1442 Hijriah jatuh pada hari Kamis 13 Mei 2021,” kata Said.Untuk itu, ia mengimbau kepada semua warga Nahdlatul Ulama dan umat Islam pada umumnya agar menyempurnakan ibadah puasa 30 hari dan berhari raya pada Kamis 13 Mei 2021. Tak lupa, ia juga mengingatkan untuk tetap tinggal di rumah paa Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.Penerapan protocol Kesehatan dan terus mematuhi protokol kesehatan 5M harus dilakukan. Karena ancaman pandemic covid 19, akan rawan terjadi pada masa tradisi Idul Fitri ini."Kami sampaikan selamat Idul Fitri 1442 Hijriah dengan penuh isi dan tetap mematuhi kesehatan 5M. Memakai masker, mengungkapkan tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi dan interaksi," tutup Said Agil Siradj.Penulis: Budi erjeEditor: Budi erjeSumber: kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler