Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, semakin besar kapasitas tes dan pelacakan maka bisa menekan munculnya klaster baru.

"Semakin besar kapasitas tes cepat di satu daerah harus diimbangi dengan kecepatan dan ketepatan dalam pelacakan (tracing) yang masif, sehingga menekan bermunculannya klaster-klaster baru," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima MURIANEWS.

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, bermunculan klaster-klaster penyebaran baru virus korona di sejumlah daerah. Mulai dari klaster industri, pasar, desa, acara keagamaan, perusahaan hingga yang terbaru klaster asrama seperti di Secapa TNI AD di Bandung, Jawa Barat.

Legislator Partai NasDem itu berharap kedisiplinan dan kewaspadaan masyarakat terus ditingkatkan menghadapi potensi penyebaran virus korona yang semakin meluas di tengah aktivitas masyarakat.

Apalagi, tambahnya, pada Senin (13/7/2020) hari ini, wilayah yang masuk zona hijau, mulai melakukan kegiatan belajar dan mengajar di awal tahun ajaran baru.

"Jangan sampai di sekolah di zona hijau malah menjadi klaster penyebaran baru karena para pengelola sekolah, siswa dan orang tua murid mengabaikan protokol kesehatan," ujarnya.
"Jangan sampai di sekolah di zona hijau malah menjadi klaster penyebaran baru karena para pengelola sekolah, siswa dan orang tua murid mengabaikan protokol kesehatan," ujarnya.Menurut Rerie, peningkatan jumlah kasus Covid-19 harian dan temuan sejumlah klaster sebaran baru menunjukkan laju infeksi virus korona di Tanah Air belum mampu dikendalikan, seiring dimulainya pelonggaran aktivitas menuju kenormalan baru."Pemerintah pusat dan daerah harus mengevaluasi sejumlah langkah untuk menemukan upaya yang tepat dalam pengendalian Covid-19 saat pelonggaran PSBB dilakukan," terangnya.Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, tambah Rerie, pemerintah harus memperbesar kapasitas penanganan medis. Dan lebih penting lagi mendisiplinkan masyarakat untuk konsisten menerapkan jaga jarak dan jaga kebersihan diri serta lingkungan. Reporter: Ali MuntohaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler