Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kabar meninggalnya Ibu Ani ini menimbulkan rasa keprihatinan dari warga Indonesia. Tak terkecuali para elite politik Tanah Air. Salah satunya politisi PDI Perjuangan yang juga Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.
Ganjar berada di Jakarta saat menerima kabar wafatnya Ibu Ani. Saat itu, Ganjar tengah menonton TV usai melepas ribuan pemudik asal Jateng di Museum Purna Bhakti Pertiwi Taman Mini Indonesia (TMII) Jakarta.
Ganjar pun mengaku kaget, apalagi sebelumnya sempat mengajak ribuan pemudik asal Jateng untuk mendoakan Ani Yudhoyono.
"Saya terkejut ini lagi nonton televisi ada breaking news. Tadi waktu melepas pemudik mendoakan bersama-sama pagi tadi," katanya.
[caption id="attachment_165773" align="aligncenter" width="1920"]
Para pemudik diajak mendoakan Ani Yudhoyono. (MURIANEWS.com)[/caption]Saat melepas 10.781 pemudik Jateng di TMII Ganjar sempat memimpin doa untuk Ani Yudhoyono dengan bacaan Ummul kitab.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



