Senin, 4 Maret 2024

Giliran Panglima TNI Lakukan Mutasi Besar-besaran Anak Buahnya

Cholis Anwar
Jumat, 31 Maret 2023 10:29:49
Ilustrasi TNI AU. (kopasgat.tni-au.mil.id)
Murianews, Jakarta – Panglima TNI Laksaman Yudo Margono melakukan mutasi besar-besaran terhadap anak buahnya. Jumlah perwira TNI yang dimutasi pun sebanyak 219 personel. Jumlah tersebut terdiri dari Perwira TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Laut (AL). Mutasi itu tertuang dalam surat Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/338/III/2023. Surat keputusan tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia itu tertanggal 29 Maret 2023. Baca2 Anggota TNI/Polri Gugur Ditembak KKB saat Amankan Salat Tarawih di Papua Salah satu yang dirotasi adalah Staf Ahli Menhan Bidang Ekonomi Laksda TNI Hendrawan Bayu Prewito menjadi Ketua Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Pertahanan (Unhan). Sedangkan jabatan Staf Ahli Menhan Bidang Ekonomi diisi oleh Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Piek Budyakto. Adapun jabatan Kasdam V/Brawijaya diisi oleh Irdam Iskandar Muda Brigjen TNI Niko Fahrizal. Sementara itu, Irdam Iskandar Muda diisi oleh Dirdik Secapaad Brigjen TNI Ayi Supriatna. Kemudian, Dirdik Secapaad diisi oleh diisi oleh Pamen Denmabesad Kolonel Infanteri Musa David M Hasibuan. Selain itu, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono dirotasi menjadi Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI menggantikan Laksamana Muda Kisdiyanto. Sedangkan Laksda Kisdiyanto akan menempati jabatan baru sebagai Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Politik Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). BacaPrajurit TNI yang Gunakan Atribut Parpol Akan Ditindak Tegas ”Keputusan Panglima TNI tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia yang namanya tersebut dalam lampiran keputusan dari jabatan lama seperti tercantum dalam kolom 5 dan pengangkatan dalam jabatan baru seperti tercantum dalam kolom 6, terhitung mulai tanggal seperti tercantum dalam kolom 7,” tulis keputusan Panglima TNI. Lebih lanjut, apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, akan diadakan pembetulan sebagaimana mestinya.

Baca Juga

Komentar